SBY Turut Berduka Bagi Gugurnya 53 Prajurit KRI Nanggala-402 di Bali

- 26 April 2021, 10:58 WIB
Presiden Ke-6 RI (2004-2014) Susilo Bambang Yudhoyono turut berduka cita atas kabar menyedihkan atas tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 yang sedang menjalani latihan di perairan Bali, Rabu, 21 April 2021 lalu.
Presiden Ke-6 RI (2004-2014) Susilo Bambang Yudhoyono turut berduka cita atas kabar menyedihkan atas tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 yang sedang menjalani latihan di perairan Bali, Rabu, 21 April 2021 lalu. /twitter/

 


JAKARTA UTARA NEWS - Presiden Ke-6 RI (2004-2014) Susilo Bambang Yudhoyono turut berduka cita atas kabar menyedihkan atas tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 yang sedang menjalani latihan di perairan Bali, Rabu, 21 April 2021 lalu.

"Sbg sesama prajurit, saya amat tahu bahwa siapapun yg mengabdi di dunia militer mesti siap sumbangkan jiwa & raganya kpd negara tercinta. Sungguhpun demikian, gugurnya 53 prajurit Hiu Kencana di medan latihan adalah duka yg mendalam & "great loss" bagi TNI & kita semua," kata Mantan Presiden ke-6 yang akrab dipanggil SBY, dalam akun twitternya @SBYudhoyono yang dikutip Jakartautaranews, Senin, 26 April 2021.

Menurut SBY, bagi seorang prajurit yang yang bertugas di satuan kapal selam miliki risiko, tekanan psikologis dan "kesunyian" yang tinggi.

Baca Juga: Donald Trump Sebut Moon Jae-in Lemah Sebagai Pemimpin Korea Selatan Tak Bisa Bernegoisasi

"Tahun 1998, saya berada dlm kapal selam, bergerak di dlm laut (1 jam). Bisa dibayangkan jika "menyelam" berbulan-bulan. Mari beri hormat kpd tentara kebanggaan kita itu," kata SBY yang pernah dipercaya bertugas ke Bosnia Herzegovina untuk menjadi perwira PBB (1995).


Kapal yang membawa 53 personil TNI AL itu diduga oleh Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto kehilangan kontak tidak lama setelah diberi izin menyelam dan diperkirakan sedang berada di kedalaman 700 meter di bawah permukaan air.

Kapal selam berusia 44 tahun itu dilengkapi dengan cadangan oksigen yang hanya dapat bertahan selama 72 tahun. Meski begitu sampai saat ini pencarian masih terus dilakukan untuk mengevakuasi 53 awal kapal beserta kapal itu sendiri.

Baca Juga: [Update Terkini] Pagi Ini, Batas Akhir Live Support Oksigen di KRI Nanggala Sudah Habis

SBY sebagai mantan Prajurit turut mendoakan para awak kapal yang gugur dalam latihan itu. Tak lupa, SBY turut mendoakan keluarga yang ditinggalkan pada suhada yang menjalankan tugas Negara tersebut.

Halaman:

Editor: H. Attan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X