Polda Tangkap Pemalsu SK Mendikbud Atas Nama Yayasan STIH Painan

- 1 Mei 2021, 23:20 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim. /Istimewa/

 

JAKARTA UTARA NEWS – Akhirnya Polda Metro Jaya bekerja keras dan menetapkan lima orang tersangka karena diduga terlibat pencatutan nama Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim dalam proses pengambilalihan STIE Kediri oleh Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Painan, di Tangerang, Banten.

“Lima orang ini saling berhubungan yang mengatur perubahan STIE Kediri, di-takeover ke Painan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus di Jakarta, Sabtu, 1 Mei 2021.

Menurut Yusri, untuk memuluskan proses itu para tersangka memalsukan Surat Keputusan (SK).

Baca Juga: Pendiri NU Dihilangkan dari Kamus Sejarah RI, Nadiem Makarim Diminta Tarik Kamus dari Peredaran

Ia menyebut dana yang disiapkan oleh yayasan STIH Painan itu mencapai Rp1,3 miliar yang dibayar dalam tiga tahap.

Kelima orang tersangka tersebut, lanjut Yusri, berasal dari institusi pendidikan dari Kediri dan Painan itu.

“Di-take over ceritanya begitu tapi di tengah jalan dipalsukan SK Mendikbud. Ini untuk meloloskan kampus hukum, lalu doktoral semua dipalsukan,” imbuh Yusri.

Baca Juga: Kasus Mafia Tanah di Jateng: DPR Minta Kapolri Tindak Tegas Anak Buahnya yang Lindungi Mafia 

Halaman:

Editor: H. Attan


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X